Posts Tagged ‘Kawasaki Ninja’

Memang sudah familiar knalpot cream pie jogjakarta ditelinga kita, khususnya road race ataupun drag race. Namun karena setiap motor memiliki spek yang berbeda, dan setiap korek motor memiliki karakter yang berbeda dan setiap kompetisi memiliki cc yang ditentukan, makanya knalpot cream-pie jogja memiliki model dan harga yang berbeda-beda. berikut adalah harga dan model knalpot creampie jogja :

knalpot creampie 4tak untuk bebek : Jupiter Z, vega, supra , supra x 125, Revo, Kharisma, Blade, Shogun, Smash, Kaze, Joy,dll

Knalpot creampie jupiter blade supra kharisma vega selnecer bulat cp2 Knalpot creampie jogja bulat jupiter blade vega supra shogun stainless knalpot racing MP1 oval stainles creampie jogja

Knalpot Cream-pie jogja untuk Suzuki Satria FU :

Knalpot Creampie Jogja  Satria FU bulat stainles

Harga : 1.250.000

Knalpot Cream-pie Jogja untuk Suzuki Satria FU model oval stainless

Harga : 1.250.000

Knalpot Creampie Jogja Satria FU Oval Alumunium

Harga : 750.000

Knalpot Cream-pie Jogja untuk satria FU

Harga : 650.000

Knalpot Creampie Jogja untuk Satria FU Bulat CP1 Alumunium

Harga : 650.000

Knalpot Creampie Jogja untuk Kawasaki Ninja R dan Kawasaki Ninja RR :

Knalpot Creampie Jogja untuk Kawasaki Ninja Drag Race Type ZZ1Harga : 900.000

Knalpot Creampie Jogja untuk Kawasaki Ninja Korek harian Type NS1

Harga : 700.000

Knalpot Creampie Jogja untuk Kawasaki Ninja Galvanis

Harga : 750.000

Knalpot Ninja Jogja Creampie type NS2

Harga : 800.000

Knalpot Cream-pie Jogja untuk Ninja korek harian dan drag race tipe NS 2 Galvanis Leher Potong

Harga : 850.000

Knalpot Creampie jogja untuk FIZ R :

Knalpot Fiz r krimpi jogja dot kolong

Harga : 550.000

Knalpot Creampie Jogja model dot samping Yamaha FIZ R

Harga : 550.000

Knalpot Cream pie Jogja untuk motor FIZ r dan F1 Standar

Harga : 500.000

Knalpot 3V3 Cream-Pie Jogja untuk drag race motor Fiz R

Harga : 650.000

Knalpot Creampie jogja untuk Yamaha RX-King :

Knalpot Creampie Jogjakarta untuk RX King Selencer

Harga : 500.000

Knalpot Creampie Jogja untuk RX King model  Z1

Harga : 700.000

Knalpot Creampie Jogja untuk RX king Model 3V3 atau telo

Harga : 450.000

Knalpot Creampie Jogjakarta untuk RX King drag Race atau Kompetisi model 3V3

Harga : 650.000

Knalpot 3X3 Galvanis

Harga : 550.000

Knalpot Cream-Pie Jogja untuk satria 2T :

Knalpot Creampie Jogja satria 2T

Knalpot Creampie Jogja untuk Yamaha Jupiter MX :

Knalpot Creampie Jogja untuk Jupiter MX SK2Harga : 500.000

Knalpot Creampie Jogja untuk Jupiter MX Oval

Harga : 650.000

Demikianlah harga dan model knalpot cream-pie jogjakarta, semoga membantu anda menemukan knalpot racing terbaik untuk motor balap anda. Pilihlah sesuai spek motor anda dan model yang anda sukai. Maju terus balap motor Indonesia.

SISTEM pengapian mesin memiliki fungsi yang vital. Tanpa adanya sistem tersebut mesin sepeda motor tidak akan hidup. Secara umum ada dua jenis sistem pengapian, yaitu AC (alternating current), dan DC (direct current). Keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri.

Sistem AC atau yang disebut juga sepul memakai sumber arus bolak-balik untuk meneruskan sinyal ke CDI. Sistem ini dipakai pada beberapa model sepeda motor, seperti Honda Supra Fit, Yamaha Vega, dan Kawasaki Ninja.

Komponen sistem AC terdiri dari pembangkit tegangan AC, yaitu magnet, dan sepul. Kemudian pembangkit pulsa pengapian (pulser), CDI, koil, dan busi. Tegangan voltase yang mampu dihasilkan sistem AC mencapai 400 volt pada putaran mesin tinggi. Sedangkan tegangan minimumnya berada pada kisaran 100 volt.

Metode kerjanya adalah tegangan dari sepul diteruskan langsung menuju CDI. Di dalam komponen ini, arus bolak-balik tersebut dijadikan searah oleh diode. Selanjutnya arus searah itu disimpan di dalam kapasitor. Setelah mendapat masukan dari pulser, arus dalam kapasitor dialirkan ke koil. Dari koil arus diteruskan ke busi yang menghasilkan percikan bunga api untuk memicu proses pembakaran.

Kinerja sistem AC sangat tergantung pada putaran mesin. Semakin tinggi rpm, output yang dihasilkan semakin besar. Sistem pengapian AC mampu menciptakan tenaga cukup besar di putaran atas. Sebaliknya kurang bertenaga di putaran bawah.

Berbeda dengan sistem AC yang mengandalkan sepul, sistem DC tergantung pada kinerja aki. Karena sumber arusnya berbeda, maka CDI yang dipakai memiliki teknologi lebih rumit. Di dalam komponen CDI ada rangkaian step-up DC to AC. Peralatan ini berfungsi untuk menaikkan tegangan DC aki 12 volt menjadi 400 volt. Karena itu, sepeda motor yang sistem pengapiannya AC tidak bisa menggunakan komponen CDI tipe DC. Begitu pula sebaliknya.

Sepeda motor dengan sistem pengapian DC tetap dilengkapi dengan sepul dan magnet. Tetapi fungsi sepul di sini untuk mengisi ulang baterai atau aki. Model yang menggunakan sistem pengapian DC adalah Yamaha Jupiter Z, Honda Megapro, Suzuki, dan Smash.